Ingin Dikenal Sebagai Expert, Tapi Selalu Stuck Saat Mau Bikin Konten?

Bangun Personal Branding yang Autentik Lewat Konten, Tanpa Harus Jadi Orang Lain.

STOP pencitraan yang gimmick. Saatnya bangun aset digital yang mendatangkan kepercayaan dan klien, dengan cara yang gue banget—nyaman, otentik, dan konsisten.

Kenapa Rasanya Berat Banget Buat Mulai Ngonten?

Mungkin kamu sering melihat kreator lain yang kelihatannya gampang banget viral, sementara kamu masih berkutat dengan satu postingan yang nggak kelar-kelar.

Apakah kamu sedang merasakan berikut ini:

Masalah sebenarnya bukan karena kamu nggak jago, tapi karena Inner Game (keyakinan) dan Sistem Kerja kamu belum selaras.

Kamu nggak butuh lebih banyak teori dan pengetahuan , kamu cuma butuh pola kerja yang memanusiakan prosesnya.

Kenalan Dulu, Saya Darmawan Aji-Productivity Coach.

Saya paham banget rasa frustrasinya. Banyak profesional hebat di luar sana tenggelam bukan karena kurang ilmu, tapi karena terhambat mental block dan kerumitan teknis saat mau berkarya atau bikin konten.

Oleh karena itu saya merancang Kelas Authentic Personal Branding. Dalam kelas ini kita tidak belajar tentang teknis “bikin konten”. Kita akan bedah fondasi psikologis dan sistem produktivitas yang bikin kamu bisa berkarya secara autentik dan berkelanjutan.

Personal branding itu bukan soal jadi selebgram. Seperti kata Jeff Bezos,

“Personal branding adalah apa yang orang katakan tentang kamu saat kamu tidak ada di ruangan”.

Jadi, kita pastikan mereka membicarakan keahlian dan nilai positif kamu.

4 Langkah Mengubah Keahlian Kamu Jadi Aset Digital

Kurikulum ini disusun supaya kamu bisa langsung praktik, bukan cuma numpuk-numpuk catatan.

1. MINDSET: Menyelaraskan Keinginan & Tindakan
Sebelum ngomongin teknis, kita beresin dulu apa yang ada di kepala kita.
  • Mengupas Imposter Syndrome: Cara reframe perasaan “tidak pantas” supaya kamu lebih pede berkarya.
  • Autentik vs Pencitraan: Pahami bedanya membangun value vs sekadar pakai topeng di sosmed.
  • Mengubah Limiting Beliefs: Kita ubah keyakinan yang menghambat (seperti takut dikira pamer atau takut dihakimi) jadi keyakinan yang bikin kamu jalan terus.

2. FRAMEWORK: Titik Awal
Nggak perlu bingung mulai dari mana. Pakai kerangka kerja yang sudah teruji.
  • Menentukan PoV & Positioning: Temukan “suara” unik kamu. Mau jadi Expert, Reporter, Learner, atau Adventurer?
  • Audience-Centric Approach: Petakan Journey audiens kamu supaya kontenmu jadi solusi buat mereka, bukan cuma jadi diary curhat.
  • 4H Framework: Strategi pilar konten (Help, Hub, Hero, Human) biar konten kamu seimbang antara edukasi dan sisi manusiawi.
  • 3 Fase Konten: Cara anti-bingung buat kamu yang baru mulai.

3. SYSTEM: Rahasia Membangun Konsistensi
Konsistensi itu bukan soal motivasi yang meluap-luap, tapi soal sistem yang memudahkan.
  • Sistemasi “Ngonten”: Bikin alur kerja yang enteng dengan “Aturan 20 Detik” biar mulainya gampang.
  • Stock & Flow Strategy: Strategi dokumentasi ide biar kamu punya tabungan konten dan nggak panik saat stuck.
  • Analog vs Digital: Gabungkan cara kerja manual (coretan tangan) untuk ide liar dan digital untuk produksinya.
4. PROFIT: Mendapatkan Klien dari Ngonten
Ubah likes jadi leads yang berkualitas.
  • Membangun kepercayaan (Trust) lewat konten edukasi yang spesifik.
  • Cara menarik klien tanpa terkesan jualan yang agresif
  • Strategi mengubah penikmat konten jadi klien loyal.

Siap Membangun Brand Personal yang Berdampak?

Jangan biarkan satu tahun lagi lewat tanpa jejak digital yang berarti. Mulai sekarang, dengan cara yang benar.

Pelaksanaan Kelas

Fasilitator & Mentor

Coach Aji

Penulis buku Productivity Coach dan 7 buku laris lainnya. Berpengalaman selama 15 tahun lebih melatih profesional dan eksekutif di berbagai perusahaan. Dipercaya oleh Bank Syariah Indonesia, Sekolah Intelijen Strategis TNI, Sygma Daya Insani, Indonesia Power dan berbagai perusahaan lain untuk melatih karyawan mereka.

Coach Ridlo

Penulis 5+ ebook pengembangan guru dan manajemen kelas. Berpengalaman mendampingi guru dan pemimpin sekolah melalui pelatihan, IHT, dan program penguatan pembelajaran reflektif. Dipercaya oleh berbagai sekolah dan komunitas pendidikan di Indonesia untuk membantu guru mengajar lebih fokus, sadar, dan berdampak.

Apa Taruhannya?

Kalau Kamu Diam Saja: 

Kamu bakal terus merasa tertinggal. Keahlianmu cuma jadi “rahasia terbaik” yang nggak diketahui banyak orang. Kamu akan tetap terjebak di siklus posting-lalu-menghilang, sementara kompetitor kamu makin mendominasi.

Tapi, Kalau Kamu Gabung: 

Bayangkan bangun pagi dan lihat notifikasi dari orang yang berterima kasih karena kontenmu membantu mereka. Klien datang mencari kamu karena percaya pada otoritas yang kamu bangun. Dan yang paling penting: kamu melakukannya dengan sistem yang sederhana, konsisten dan tetap menjadi diri sendiri.

Pilih Paket

Basic

Rp495.000 Rp299.000
  • 2x1.5 Jam Sesi Live Zoom
  • Rekaman Live
  • Slide PDF
  • Diskusi WAG
  • Rekaman Kelas Personal Branding & Content Creation (3 Sesi) - Senilai Rp600.000
  • Formula Storytelling Carousel & Threads - Senilai Rp99.000
  • Pendampingan & Mentoring 14 Hari dg Tim Motiva - Senilai Rp500.000

Premium

Rp1.650.000 Rp749.000
  • 2x1.5 Jam Sesi Live Zoom
  • Rekaman Live
  • Slide PDF
  • Diskusi WAG
  • Rekaman Kelas Personal Branding & Content Creation (3 Sesi) - Senilai Rp600.000
  • Formula Storytelling Carousel & Threads - Senilai Rp99.000
  • Pendampingan & Mentoring Grup 14 Hari dg Tim Motiva (maksimal 15 peserta) - Senilai Rp500.000

Kelas Ini Cocok Buat Siapa?

Amankan Tempatmu Sekarang

FAQ

Program ini dirancang untuk trainer, coach, konsultan, dan konten kreator yang merasa personal branding-nya terasa “rame tapi kosong”, banyak konten tapi tidak benar-benar merepresentasikan siapa dirinya dan keahliannya.
Sebagian besar kelas fokus pada taktik tampil (konten, visual, algoritma). Program ini fokus pada fondasi identitas: cara berpikir, nilai, positioning, dan narasi diri—agar branding Anda otentik, konsisten, dan berkelanjutan, bukan sekadar gimmick.
Sangat relevan. Authentic Personal Branding bukan soal viral, tapi soal kejelasan posisi dan pesan. Media sosial hanyalah salah satu kanal—bukan tujuan utama.
Tidak secara langsung. Namun, dengan brand yang jelas dan otentik, proses jualan menjadi lebih natural karena orang sudah percaya pada Anda sebelum ditawari apa pun.
Sangat normal. Banyak profesional ahli gagal membingkai pengalamannya menjadi narasi yang kuat. Program ini membantu Anda menyusun ulang pengalaman tersebut menjadi positioning yang mudah dipahami orang lain.

Anda akan mendapatkan:

  • Kejelasan tentang siapa Anda dan untuk siapa Anda relevan

  • Narasi personal brand yang jujur dan konsisten

  • Rasa percaya diri untuk tampil tanpa harus “jualan diri”

© 2025 Trainingpreneur.com | Bantu bangun bisnis training high-value